Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih saat meraih
medali emas di nomor speed relay Speed Relay Putri Raih Emas di Asian Beach
Games Sanya 2026 pada Rabu (29/4/2026). (Foto: PP FPTI)
JAKARTA,
PERSPECTIVESNEWS – Dua atlet panjat tebing putri Bali nomor speed, Desak
Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih menjadi skuad tim panjat tebing
Indonesia ke ajang World Climbing Series Madrid 2026 di Alcobendas, Madrid,
Spanyol.
Di event yang berlangsung tanggal 28 sampai 31 Mei 2026
tersebut Indonesia mengirim total 11 atlet putra dan putri. Selain nomor speed,
Indonesia juga dipastikan turun di nomor boulder.
Selain Desak Made dan Kadek Asih, nomor speed putri
Indonesia juga mengandalkan Rajiah Sallsabillah, serta Berthidgna Devi Surya
Kusuma.
Sedangkan di speed putra terdiri dari Raharjati Nursamsa,
Antasyafi Robby Al Hilmi, Aditya Tri Syahria, Veddriq Leonardo, dan Kiromal
Katibin. Sementara untuk nomor boulder terdapat dua atlet, yaitu Ravianto
Ramadhan dan Rivandi Ramadhan.
Dikirimnya dua disiplin ke ajang tersebut diharapkan
Indonesia bisa memperbaiki capaian pada seri sebelumnya di Wujiang, China yang
belum memuaskan.
Berdasarkan catatan, di series Wujiang, China hanya Desak
Made Rita Kusuma Dewi yang meraih medali bagi kontingen Indonesia. Ini
menunjukkan bahwa iklim persaingan di panjat tebing dunia kian ketat.
Hasil di Wujiang ini
pula menjadi bahan evaluasi Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP
FPTI) agar bisa tampil lebih kompetitif di World Climbing Series Madrid 2026.
Diharapkan atlet yang dikirim ke Madrid bisa termotivasi tampil kompetitif
untuk Merah Putih.
World Climbing Series Madrid 2026 menjadi salah satu seri
penting dalam kalender panjat tebing internasional, dengan persaingan elite
dunia pada nomor speed maupun boulder.
Indonesia pun menatap ajang ini dengan optimisme untuk
kembali mengibarkan Merah Putih di podium dunia. (djo)
