Perspectives News

Hampir 24 Jam Lumpuh, KMP Samudra Utama Akhirnya Lepas Kandas

 


Kapal Motor Penumpang (KMP) Samudra Utama akhirnya berhasil lepas dari posisi kandas pada Senin (18/5/2026).  (Foto: Polsek Gilimanuk).

JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Setelah hampir 24 jam tak bergerak dan melumpuhkan aktivitas di Dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, Kapal Motor Penumpang (KMP) Samudra Utama akhirnya berhasil lepas dari posisi kandas pada Senin (18/5/2026).

Kapal tersebut berhasil melakukan olah gerak kembali setelah terjebak selama 21 jam akibat air laut yang surut ekstrem.

"KMP Samudra Utama sudah lepas kandas sekitar pukul 9.30 Wita karena air kembali pasang, kapal naik sendiri," kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa, dikonfirmasi Senin (18/5/2026).

Sebelumnya, kapal yang baru saja menyelesaikan bongkar muat menuju Pelabuhan Ketapang ini mendadak tak bisa bergerak. Berbagai upaya darurat telah dikerahkan, mulai dari mengurangi beban dengan menurunkan sejumlah kendaraan, hingga mencoba menariknya menggunakan KMP Agung Samudra XVIII. Namun, semua upaya tersebut sempat menemui jalan buntu hingga air laut mencapai pasang maksimal.

Kandasnya KMP Samudra Utama ini sempat memicu efek domino yang cukup parah. Aktivitas penyeberangan di dermaga LCM terhambat, bahkan memicu antrean panjang kendaraan yang mengular hingga ke Gelung Kori dan depan Masjid Al Mubaroq Gilimanuk.

Situasi ini kian pelik lantaran bertepatan dengan momen puncak arus balik libur long weekend serangkaian Kenaikan Yesus Kristus dari Bali menuju Jawa.

Saat ini, situasi di pelabuhan dilaporkan sudah berangsur kondusif. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa, menegaskan bahwa kemacetan kendaraan kini telah berhasil diurai sepenuhnya.

"Untuk antrean kendaraan sudah bisa diatasi. Sekarang sudah normal kembali," ujar AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa.

Meski sudah berhasil lepas dari jebakan pasir, KMP Samudra Utama belum diizinkan untuk langsung beroperasi. Otoritas berwenang dari Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) atau Syahbandar Gilimanuk masih melakukan pemeriksaan intensif terkait kelaikan kapal.

Langkah ini diambil guna memastikan kondisi lambung kapal aman dan mengantisipasi agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. (dik)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama