KPU Prov. Bali menggelar Rapimda, Selasa (19/5/2026), di Ruang Rapat KPU Kabupaten Badung. (Foto: KPU)
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- KPU Provinsi Bali
menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) dalam rangka sinergitas kebijakan dan
program kerja untuk mendukung efisiensi anggaran dan pencapaian target kinerja
KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota se-Bali, Selasa (19/5/2026), di Ruang Rapat
KPU Kabupaten Badung.
Kegiatan ini dihadiri jajaran KPU Provinsi dan KPU
Kabupaten/Kota se-Bali, Kesbangpol Provinsi Bali, Kejaksaan Tinggi Bali, serta
pejabat struktural dan fungsional di lingkungan KPU Bali.
Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana
Putra, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada KPU Badung
sebagai tuan rumah.
Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh
mengurangi kualitas pelayanan dan capaian kinerja KPU.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede
Lidartawan, menegaskan bahwa Rapimda merupakan tindak lanjut dan hasil Rapimnas
KPU RI yang berfokus pada penguatan sinergi, efisiensi anggaran, dan kolaborasi
dengan stakeholder.
Ia juga menyampaikan peluncuran Hari Ulang Tahun KPU setiap
7 November serta penguatan budaya kerja melalui Mars KPU.
Rapimda juga menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Tinggi
Bali, Ida Bagus Alit Ambara Pidada, yang membawakan materi mengenai pembangunan
Zona Integritas (ZI) menuju WBK/WBBM.
Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya komitmen bersama,
penguatan integritas, inovasi pelayanan, dan peningkatan kualitas pelayanan
publik melalui enam area perubahan pembangunan ZI.
Selain itu, Rapimda menjadi momentum peluncuran aplikasi
“Sinar KPU Bali V2” sebagai inovasi digital pengelolaan arsip dan tata kelola
administrasi di lingkungan KPU Bali. Pengembangan aplikasi ini diharapkan mampu
mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan terintegrasi.
Dalam sesi pengarahan, jajaran divisi KPU Bali turut
menyoroti sejumlah isu strategis, mulai dari digitalisasi dan pengelolaan data
pemilih, penguatan SPIP dan JDIH, monitoring tindak lanjut hasil pemeriksaan
BPK, hingga strategi pelaksanaan program kerja di tengah efisiensi anggaran.
Selain itu, sosialisasi dan pendidikan pemilih, peningkatan
kompetensi SDM, serta penguatan kolaborasi lintas sektor juga menjadi fokus
pembahasan.
Pada penutupan Rapimda, Ketua KPU Provinsi Bali kembali
menegaskan pentingnya menjaga konsistensi kinerja, memperkuat koordinasi, dan
mempertahankan kepercayaan publik terhadap KPU sebagai lembaga penyelenggara
pemilu yang profesional, inovatif, dan akuntabel. (lan/kpu)
