Suasana aktifitas wisatawan lokal di kawasan Teluk Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Minggu (21/6/2026). (Foto: dik/Perspectives).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Momentum libur Hari Raya
Galungan 2026 membawa angin segar bagi sektor pariwisata di ujung barat Pulau
Dewata. Kawasan Teluk Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana,
dibanjiri ribuan wisatawan lokal yang ingin menikmati eksotisme alam tersembunyi
ini.
Lonjakan kunjungan ini menjadi berkah nyata bagi para
penyedia jasa sampan wisata. Setelah sempat lesu pada hari biasa, permintaan
jasa sewa perahu motor tradisional ini kini melonjak drastis.
"Jika dibandingkan dengan hari biasa, sampan mereka
belum tentu mendapatkan penghasilan. Namun saat liburan, pendapatan hasil sewa
sampan bagi wisatawan yang mengelilingi Teluk Gilimanuk meningkat hingga tujuh
kali lipat," ujar Pengelola Wisata Teluk Gilimanuk, Sony Budi Kusuma,
Minggu (21/6/2026).
Sony menjelaskan, wisatawan cukup merogoh kocek antara Rp100
ribu hingga Rp150 ribu untuk sekali perjalanan. Dengan tarif yang terjangkau
tersebut, pengunjung sudah bisa menyusuri hutan mangrove yang asri, melihat
Pulau Kalong dari dekat, hingga menikmati lanskap perbukitan hijau yang
mengelilingi perairan tenang teluk. Perpaduan inilah yang menjadikan Teluk
Gilimanuk destinasi favorit baru untuk liburan keluarga.
Keamanan dan ketenangan arus bawah laut juga menjadi alasan
utama para pelancong datang ke sini. Ketut Karta (45) seorang wisatawan asal
Pemuteran, Buleleng, sengaja memboyong keluarganya untuk menikmati masa libur
Galungan di teluk ini.
"Kondisi perairannya tenang sehingga aman untuk
dinikmati bersama keluarga. Selain itu, panorama alam yang indah dan suasana
yang masih alami membuat liburan terasa lebih nyaman," akunya.
Geliat pariwisata selama libur Galungan ini diharapkan tidak
hanya menjadi tren sesaat, melainkan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan
ekonomi jangka panjang bagi masyarakat lokal di kawasan Teluk Gilimanuk. (dik)
