Perspectives News

Cuaca Ekstrem Selat Bali Hambat Proses Bongkar Muat di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk

 


Suasana antrean kendaraan di areal Pelabuhan Gilimanuk Ketapang, beberapa waktu lalu. (Foto: Petugas Pelabuhan).

KETAPANG, PERSPECTIVESNEWS- Arus kuat dan angin kencang yang melanda perairan Selat Bali sejak Sabtu (21/6/2026) malam memaksa PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan penyesuaian khusus pada proses bongkar-muat kapal. Langkah darurat ini diambil demi menjamin keselamatan pelayaran di tengah cuaca ekstrem.

Manajer Humas ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang-Gilimanuk, Bintang Felfian, menjelaskan bahwa kondisi alam yang tidak bersahabat ini menjadi pemicu utama melambatnya pergerakan kapal. Situasi kian menantang karena terjadi bersamaan dengan lonjakan volume kendaraan libur sekolah yang naik signifikan hingga 23 persen, atau mencapai 9.571 unit.

"Kondisi cuaca di perairan Selat Bali tidak stabil dengan arus kuat dan angin kencang, sehingga ASDP perlu melakukan penyesuaian pada proses bongkar-muat kapal demi menjaga keselamatan pelayaran," ujar Bintang Felfian dalam keterangan resminya, Senin (22/6/2026).

Untuk mengurai antrean kendaraan yang mulai mengular di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, ASDP langsung bergerak cepat dengan berkoordinasi intensif bersama BPTD dan KSOP.

Beberapa langkah taktis yang saat ini diterapkan di lapangan yakni, menambahkan 1 unit kapal perbantuan di Dermaga LCM dengan skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) untuk mempercepat mobilitas kendaraan. Mengoperasikan KMP Pratitha khusus di dermaga ponton guna memecah kepadatan antrean sepeda motor.

Pihak ASDP menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengimbau seluruh pengguna jasa untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. (dik)

 

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama