Perspectives News

Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor, Wawali Arya Wibawa Tegaskan Komitmen Denpasar Entaskan Kemiskinan


Wawali Arya Wibawa menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (RKPK) Provinsi Bali yang berlangsung secara daring, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Denpasar pada Rabu (24/6). (Foto: HumasDps) 


​DENPASAR,PERSPECTIVESNEWS – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (RKPK) Provinsi Bali yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Denpasar pada Rabu (24/6). Pertemuan penting ini mengusung tema utama mengenai penguatan sinergi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) antara Provinsi dan Kabupaten/Kota, sebagai upaya bersama dalam mempercepat pengentasan kemiskinan serta penghapusan kemiskinan ekstrem di Pulau Dewata.

​Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota turut didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Denpasar, I Wayan Putra Sarjana, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar, I Wayan Budha, serta jajaran OPD terkait lainnya.

​Acara yang digelar secara daring ini dibuka resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali, I Dewa Made Indra. Dalam sambutannya, Dewa  Made Indra menyampaikan bahwa rakor ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi berkala sekaligus wadah memperkuat sinergi. Ia menekankan pentingnya percepatan agar akselerasi pengentasan kemiskinan dapat menurun secara signifikan, meskipun saat ini tingkat kemiskinan di Bali sendiri tergolong relatif rendah jika dibandingkan dengan tingkat nasional.

​Menanggapi hal tersebut, Wawali Arya Wibawa, menyatakan bahwa Kota Denpasar selalu berkomitmen penuh dalam upaya mempercepat penurunan angka kemiskinan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Menurut Arya Wibawa, penurunan angka kemiskinan merupakan salah satu indikator utama untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan makmur, di mana langkah ini sangat selaras dengan misi yang diemban oleh Kota Denpasar.

​"Kota Denpasar memiliki misi untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat Kota Denpasar melalui peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan dan pendapatan masyarakat yang berkeadilan," ujar Arya Wibawa.

​Lebih jauh, Arya Wibawa menguraikan bahwa kemiskinan merupakan salah satu faktor utama dari berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Dampak yang ditimbulkannya pun sangat besar dan menyentuh berbagai sektor kehidupan, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, hingga persoalan keamanan. Ia juga menambahkan bahwa kemiskinan tidak hanya semata-mata disebabkan oleh faktor ekonomi, melainkan bisa dipicu oleh kurangnya akses terhadap pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan, hingga faktor bencana.

​Rangkaian acara koordinasi ini kemudian diisi dengan pemaparan materi dari dua narasumber, yaitu Deputi Bidang Percepatan Pemberdayaan Kapasitas dan Penyediaan Akses Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan RI, Novrizal Tahar, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuwangi, Mohamad Yanuarto Bramuda. (HumasDps/Arya)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama