Bupati Kembang Hartawan menyerahkan bantuan Alsintan mesin perontok padi kepada tujuh (7) subak yang bersumber dari APBN Kementerian Pertanian RI, di kawasan lahan Subak Keduwa, Kecamatan Negara, Rabu (22/7/2026). (Foto: Hms Jbr)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Dalam upaya memperkuat
ketahanan pangan daerah melalui percepatan mekanisasi pertanian, Bupati
Jembrana, I Made Kembang Hartawan menyerahkan secara langsung bantuan alat dan
mesin pertanian (Alsintan) pascapanen berupa power thresher (mesin perontok
padi) kepada tujuh kelompok tani atau subak.
Penyerahan bantuan yang bersumber dari APBN Kementerian
Pertanian RI tersebut berlangsung di kawasan lahan Subak Keduwa, Kecamatan
Negara, Rabu (22/7/2026).
Penggunaan mesin pertanian menjadi langkah strategis untuk
meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan lahan, mulai dari proses
prapanen hingga pascapanen.
Kendati demikian, penerapan teknologi pertanian di lapangan
selama ini masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan jumlah Alsintan serta
kondisi sebagian mesin yang sudah tidak optimal.
Mengawali sambutannya, Bupati Jembrana, I Made Kembang
Hartawan menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian beserta seluruh penyuluh
pertanian agar rajin turun ke lapangan guna menemui para petani dan menyerap
aspirasi mereka secara langsung.
"Pak Kadis harus sering menemui petani dan menyerap
aspirasi mereka. Sebab, jika kita tidak turun langsung ke lapangan, kita tidak
akan pernah tahu keluhan dan kendala nyata yang dihadapi petani," tegas
Bupati Kembang.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa penyaluran bantuan power
thresher ini difokuskan untuk mendukung wilayah subak yang memiliki
karakteristik lahan khusus, yakni area yang tidak memungkinkan penggunaan mesin
combine harvester akibat keterbatasan topografi lahan maupun
ketersediaan unit.
"Alsintan ini tentu sangat bermanfaat, terutama ketika
lahan petani sedang becek, berukuran kecil, atau tidak dapat dijangkau oleh
mesin combine," ucapnya.
Di momen itu, Bupati Kembang juga mencoba secara langsung
pengoperasian power thresher di area sawah Subak Kedal untuk memastikan
unit bantuan dapat dipergunakan secara optimal oleh para petani.
Dengan hadirnya bantuan mesin perontok padi ini, Pemerintah
Kabupaten Jembrana berharap produktivitas sektor pertanian terus meningkat
serta mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan yang berkelanjutan di
wilayah Jembrana.
"Mohon dimanfaatkan dengan maksimal nggih, Pak. Perlu
diingat, ini adalah bantuan untuk kelompok tani, jadi ini milik bersama, bukan
milik pribadi, dan tolong dirawat dengan baik. Astungkara bantuan niki dapat
bermanfaat. Kami sangat berharap, dengan adanya bantuan pemerintah ini, hasil
produksi pertanian juga akan meningkat," tandasnya.
Adapun tujuh kelompok tani/subak penerima bantuan Alsintan
yang telah lolos verifikasi dan memenuhi syarat meliputi:
Subak Yehembang (Kecamatan Mendoyo)
Subak Air Sumbul (Kecamatan Mendoyo)
Subak Sawe Dauh Tukad (Kecamatan Jembrana)
Subak Keduwa (Kecamatan Negara)
Subak Telepus Sari (Kecamatan Negara)
Subak Paswar Palasari (Kecamatan Melaya)
Subak Mertasari (Kecamatan Melaya). (prokopim jbr)
