Seorang pemuda berusia 19 tahun, Kadek Merta tewas di tempat setelah sepeda motor yang dikendarainya menghantam bus pariwisata di wilayah Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 02.00 WITA. (Foto: Polsek Mendoyo)
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kecelakaan maut dini hari
kembali menelan korban jiwa di jalur tengkorak Jalan Umum Denpasar–Gilimanuk.
Seorang pemuda berusia 19 tahun, Kadek Merta, tewas di tempat setelah sepeda
motor yang dikendarainya menghantam bus pariwisata di wilayah Banjar Munduk,
Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul
02.00 WITA.
Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, membenarkan
insiden tragis yang melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi DK
3976 ZQ dengan bus pariwisata Vios Trans bernomor polisi AD 7152 OD tersebut.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal
oleh pihak kepolisian, kecelakaan bermula saat bus pariwisata yang dikemudikan
oleh Nurman Atmaja (36), warga Lumajang, melaju dari arah barat menuju timur.
Kondisi cuaca saat itu cerah dan jalur beraspal dengan marka putus-putus.
Namun naas, dari arah berlawanan, korban yang mengendarai
Honda Scoopy diduga kuat bergerak terlalu ke kanan karena berusaha mendahului
sebuah truk di depannya.
"Diduga karena mengambil jalur lawan saat menyalip,
sepeda motor korban bertabrakan dengan bus yang melaju dari arah berlawanan.
Benturan keras mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat
kejadian," ujar Kompol I Wayan Sartika.
Saking kerasnya tabrakan tersebut, bagian depan sepeda motor
korban hancur total. Sementara itu, bus pariwisata mengalami kerusakan pada
bemper depan sebelah kiri serta kaca depan yang retak. Total kerugian material
akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Saat dievakuasi, korban yang merupakan warga Banjar Sawe,
Desa Batuagung ini sempat kesulitan diidentifikasi karena tidak membawa kartu
identitas diri di lokasi kejadian.
Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut telah dilimpahkan
dan ditangani lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana.
Pihak kepolisian kembali mengimbau para pengguna jalan untuk
selalu berhati-hati dan memastikan jarak aman sebelum memutuskan untuk
mendahului kendaraan lain, terutama pada dini hari. (dik)
