Kondisi salah satu kendaraan usai alami kecelakaan beruntun di jalur Denpasar-Gilimanuk, KM 93-94, Banjar Tegalasih, Desa Batuagung, Jembrana, pada Minggu (30/8/2026) sore. (Foto: Satlantas Jembrana).
JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kecerobohan pengemudi bus
yang gagal menjaga jarak aman kembali memicu kecelakaan beruntun di jalur
Denpasar-Gilimanuk. Insiden yang melibatkan tiga kendaraan di KM 93-94, Banjar
Tegalasih, Desa Batuagung, Jembrana, pada Minggu (30/8/2026) sore tersebut
mengakibatkan kerugian materiil hingga Rp12 juta.
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta,
mengungkapkan bahwa peristiwa bermula saat Bus Hino bernomor polisi DK-7148-JF
yang dikemudikan CDS (45) melaju dari arah timur (Denpasar) menuju barat
(Gilimanuk). Setibanya di lokasi kejadian sekitar pukul 17.50 WITA, bus
tersebut hilang kendali saat kendaraan di depannya melambat.
"Bus Hino menabrak sepeda motor Honda Beat DK-5476-IA
yang dikendarai I Wyn S (23) serta light truck Isuzu DK-8521-FR yang
dikemudikan AS (38). Kedua kendaraan di depan bus tersebut sebenarnya sedang
mengurangi kecepatan," terang AKP I Wayan Sugianta, saat dikonfirmasi,
Senin (31/8/2026).
Benturan keras itu menyebabkan kerusakan fisik yang cukup
parah pada kendaraan yang terlibat. Bus Hino mengalami pecah kaca depan serta
kerusakan pada bumper depan sebelah kiri. Sementara itu, light truck menderita
kerusakan signifikan pada bagian bak belakang.
Meski kerugian materiil ditaksir mencapai belasan juta
rupiah, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pengendara sepeda
motor Honda Beat, I Wyn S, dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka lecet
pada bagian perut, tangan kanan, serta kaki kiri. Kasus kecelakaan beruntun ini
kini tengah ditangani oleh Satlantas Polres Jembrana. (dik)
