JEMBRANA, PERSPECTIVESNEWS- Kejuaraan Bulu Tangkis PBSI
Jembrana Cup 2026 resmi dibuka pada Senin (28/9/2026) di Gedung PBSI Jembrana
oleh Bupati I Made Kembang Hartawan, yang juga turut memeriahkan suasana dengan
tampil langsung dalam pertandingan eksebisi.
Pada gelaran tahun 2026 ini, kompetisi mencatatkan
partisipasi yang cukup tinggi, yakni diikuti oleh 67 atlet pelajar dari SD, SMP
hingga SMA dan 20 tim beregu.
Bupati Kembang Hartawan menyampaikan rasa optimisnya
terhadap masa depan olahraga bulu tangkis di Kabupaten Jembrana di bawah
kepemimpinan jajaran pengurus yang baru.
"Saya yakin dan percaya, di tangan pengurus yang baru,
PBSI Kabupaten Jembrana akan jauh lebih maju. Karena saya melihat Ketua beserta
seluruh pengurus yang baru ini betul-betul orang-orang yang memang ada di
lapangan dan mengerti badminton," ujarnya.
Sebagai sosok yang menggemari olahraga ini selama hampir
seperempat abad, Bupati Kembang Hartawan merasa memiliki ikatan emosional yang
kuat dengan bulu tangkis.
"Bagi saya, bulu tangkis ini bukan olahraga asing. Saya
cukup lama main badminton, hampir 25 tahun. Saya yakin dan percaya energi baru
anak muda ini akan mampu membawa Jembrana ke kancah yang lebih tinggi
lagi," tambahnya.
Bupati Kembang juga berpesan agar turnamen ini tidak hanya
berfokus pada persaingan meraih gelar juara, melainkan juga dimanfaatkan
sebagai ruang kebersamaan.
"Jadikan ajang ini tidak hanya untuk kejuaraan, tetapi
juga ajang untuk silaturahmi, mempererat persahabatan di antara kita, saling
mengenal, dan saling bertukar pikiran," tuturnya.
Sementara itu, Ketua PBSI Jembrana, I Gusti Ngurah Aryantika
Pramana, menjelaskan bahwa PBSI Cup merupakan agenda rutin yang menjadi wadah
utama berkumpulnya para pemain dan pecinta bulu tangkis di Kabupaten Jembrana.
Selain sebagai ajang kompetisi lokal, turnamen ini memiliki peran strategis
dalam pembinaan atlet muda.
"PBSI Cup ini juga menjadi ajang menjaring bibit-bibit
pemain dari tingkat SD, SMP, dan SMA untuk mewakili Jembrana pada Kejuaraan
Provinsi (Kejurprov) yang akan diadakan di Seririt, Buleleng pada 8 Oktober
mendatang," ungkap Aryantika.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan para peserta bertanding di
berbagai tingkatan, mulai dari kategori usia dini, anak-anak, pemula, remaja,
taruna, hingga ganda dewasa dan beregu dewasa.
"Saya sangat mengapresiasi antusiasme ini. Ini menjadi
bukti nyata bahwa bulu tangkis masih menjadi jantung olahraga masyarakat di
Indonesia," pungkas Aryantika. (prokopim jbr)