Tim SAR Lakukan Pencarian Pria Terseret Arus saat Mancing di Tukad Badung

 

Tim SAR gabungan melakukan pencarian seorang pria yang dilaporkan hilang terseret arus sungai saat mancing di Tukad Badung, pada Jumat malam (2/1/2026) dan hingga Sabtu (3/1/2026) korban belum ditemukan. (Foto: Basarnas Bali)

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS- Tim SAR gabungan melakukan pencarian seorang pria yang dilaporkan hilang terseret arus sungai saat mancing di Tukad Badung, pada Jumat malam (2/1/2026). Namun hingga hari kedua, Sabtu (3/1/2026) upaya pencarian korban belum membuahkan hasil.

Dari infomasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Korban diketahui bernama Surya Fajar Irawan (37), warga Kehen Kesiman Petilan, Denpasar Timur.

"Saat kejadian ada seorang saksi mata yang melihat, dan melakukan pencarian namun tidak mendapatkan hasil," jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar Nyoman Sidakarya.

Ia menjelaskan, pihaknya mendapatkan informasi insiden tersebut, pada Sabtu siang, sekitar pukul 11.00 Wita, dari Ditsamapta Polda Bali.

Setelah menerima informasi digerakkan personel sebanyak 10 orang dan didukung juga dari unsur SAR terkait. Kurang lebih 1 jam perjalanan, Tim SAR tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan tim lainnya yang telah ada di lokasi kejadian.

"Tim SAR gabungan dibagi menjadi 3 SRU, dimana melakukan penyisiran dari lokasi kejadian menuju Pulau Buru, Taman Pancing hingga Dam Buagan. Area penyisiran kira-kira sejauh 4 Km. Sampai dengan saat ini upaya pencarian masih berlangsung," ungkapnya.

Meski telah dilakukan pencarian intensif hingga sore hari, namun posisi korban belum diketemukan. "Pencarian akan dilanjutkan besok pagi, mengingat kondisi sudah mulai gelap," ujarnya.

Adapun unsur SAR yang terlibat diantaranya, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ditsamapta Polda Bali, Kodim1611 Denpasar, Polsek Denpasar Barat, Polresta Denpasar, Potensi SAR 115, Balawista Denpasar, TRC BPBD Denpasar, Yayasan Bali Emergency, Arjuna Rescue, Bali, Ranger Community, Bima Sakti Rescue, Indonesia Escoting Ambulance dan Nanggala Medica Respon serta masyarakat setempat. (dik)

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama