Sejumlah penerbangan internasional dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berstatus batal (kensel) menyusul konflik di Timteng, Sabtu (28/2/2026). (Foto: Ist)
BADUNG, PERSPECTIVESNEWS- Konflik Timur Tengah yang ditandai serangan
Israel-Amerika Serikat ke Iran dan menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ali
Khamenei, pada Sabtu (28/2/2026), menyebabkan sejumlah penerbangan
internasional dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berstatus batal
(kensel).
Personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama
stakeholder terkait kini meningkatkan pengamanan dan monitoring di Terminal Internasional
bandara guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kegiatan pengamanan dan monitoring situasi dilaksanakan oleh
personel Polres Bandara Ngurah Rai pada Sabtu (28/2/2026) malam dengan fokus
pada pelayanan serta keamanan penumpang terdampak pembatalan penerbangan.
Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I
Gede Suka Artana menjelaskan, personel kepolisian melaksanakan pengamanan,
patroli, serta memberikan imbauan Kamtibmas kepada para penumpang yang
didominasi para WNA di area bandara.
“Personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai
bersinergi dengan stakeholder terkait untuk melakukan pengamanan dan monitoring
di terminal internasional serta memberikan imbauan Kamtibmas kepada penumpang.
Hingga saat ini situasi tetap aman dan kondusif,” ungkapnya.
Pembatalan penerbangan internasional berdasarkan hasil
monitoring, sejumlah penerbangan internasional yang berstatus kensel meliputi:
Etihad Airways EY-477 rute Bali–Abu Dhabi (jadwal 18.45 Wita) dengan total 291
penumpang (287 dewasa dan 4 bayi). Qatar Airways QR-963 rute Bali–Doha (jadwal
18.50 Wita) dengan total 240 penumpang.
Kemudian, Emirates EK369 rute Denpasar–Dubai (jadwal 19.50
Wita) dengan total 509 penumpang (504 penumpang dewasa dan 5 bayi), Emirates
EK399 rute Denpasar–Dubai (jadwal 00.25 Wita) dengan total 349 penumpang (346
penumpang dan 3 bayi), Qatar QR961 rute Denpasar–Doha (jadwal 00.30 Wita)
dengan total 229 penumpang.
Sedangkan untuk penerbangan Emirates EK399 dan Qatar QR961,
pembatalan telah disampaikan lebih awal kepada penumpang melalui pemberitahuan
email dari maskapai.
Penumpang terdampak pembatalan penerbangan Etihad EY-477,
Qatar QR-963, dan Emirates EK369 telah diarahkan sesuai kebijakan masing-masing
maskapai. Penumpang Emirates diarahkan ke Hotel Golden Tulip, Hotel Pullman,
Hotel Ibis Kuta, dan Hotel Ibis Denpasar.
Penumpang Etihad diarahkan ke Hotel Harris Sunset Road dan
Platinum Hotel. Penumpang Qatar Airways sebagian menunggu di bandara dan
sebagian mencari akomodasi secara mandiri, dan pihak maskapai telah memberikan
kompensasi berupa penggantian tiket.
"Seluruh penumpang yang mengalami pembatalan
penerbangan diberikan opsi pengembalian dana (refund) atau penjadwalan ulang
penerbangan berikutnya," katanya.
Hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban di kawasan
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dilaporkan aman dan kondusif.
"Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menegaskan
akan terus melaksanakan pengamanan dan monitoring guna mengantisipasi potensi
gangguan kamtibmas serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan
optimal," pungkas Ipda I Gede Suka Artana. (*)