Wawali Arya Wibawa kembali dilantik sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar untuk masa bakti 2025-2030, di Gedung Graha Sewaka Dharma (GSD) Lumintang, Jumat (17/4).
DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, secara resmi kembali dilantik sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Denpasar untuk masa bakti 2025-2030. Pelantikan ditandai dengan penyematan tanda jabatan oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), di Gedung Graha Sewaka Dharma (GSD) Lumintang, Jumat (17/4).
Selain melantik Arya Wibawa, acara tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), LPK Kwarcab Denpasar, serta Badan Kelengkapan dan Pendukung Kwarcab lainnya untuk periode yang sama.
Dalam sambutannya, Ketua Kwarda Bali, Cok Ace, menyampaikan apresiasi atas kelengkapan administrasi Kwarcab Denpasar. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini adalah momentum penting memperkuat tata kelola organisasi di era digital yang dinamis. Cok Ace secara khusus mendukung adanya Bidang Humas, Data, dan Digital dalam struktur baru agar Pramuka tetap relevan.
"Saya berharap Kwarcab Denpasar terus bersinergi dengan Kwarda Bali. Mari jadikan semangat kolaborasi sebagai dasar inovasi pembinaan anggota muda maupun dewasa," tegas Cok Ace.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Denpasar terpilih, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan. Ia menekankan bahwa amanah ini adalah tanggung jawab besar untuk menjadikan Pramuka sebagai wadah strategis pendidikan karakter generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berbudaya.
Pada masa bakti 2025-2030 ini, Arya Wibawa menetapkan beberapa fokus utama pembinaan, diantaranya: penguatan karakter generasi muda, pelestarian seni dan budaya Bali, kepedulian terhadap lingkungan, khususnya penanganan sampah, penguatan nasionalisme dan semangat kebangsaan, serta pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Secara khusus, Wawali Arya Wibawa menyoroti isu lingkungan sebagai tantangan serius. Ia mendorong Pramuka Denpasar menjadi pelopor gerakan edukasi dan aksi nyata. "Kegiatan bakti resik di wilayah pesisir dan masyarakat harus terus dihidupkan. Saya mendorong setiap gugus depan aktif dalam pengelolaan sampah sederhana, pengurangan plastik, dan aksi bersih lingkungan berkelanjutan," paparnya.
Arya Wibawa juga menyadari pentingnya peran pembina dalam melahirkan Pramuka yang hebat dan generasi masa depan yang unggul. Ia mengajak seluruh jajaran Mabicab, pengurus, hingga anggota untuk bersatu padu.
"Mari jadikan Pramuka Denpasar gerakan pendidikan yang relevan dengan zaman, peduli lingkungan, dan berakar pada budaya. Pramuka harus menjadi gerakan pengabdian nyata, bukan sekadar seremonial, melalui aksi yang bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (humas.dps/esa-wahdodi)