Perspectives News

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Puncak Atiwa-Tiwa Kesiman, Sebut Ngaben Massal Ringankan Beban Krama


Wali Kota Jaya Negara menghadiri puncak karya Atiwa-Tiwa di Desa Adat Kesiman, Kamis (3/9). (Foto: HumasDps) 

DENPASAR, PERSPECTIVESNEWS – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menghadiri puncak Karya Atiwa-Tiwa atau Ngaben Massal Desa Adat Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (3/9) yang berlangsung di Setra Desa Adat Kesiman.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Wayan Warka, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, I Putu Agus Jayadi, jajaran Dinas Kebudayaan, Manggala Majelis Desa Adat (MDA), serta para penglingsir puri di wilayah Kesiman.

Di sela-sela pelaksanaan upacara, Wali Kota Jaya Negara bersama tamu undangan mengikuti prosesi hingga penyerahan punia. Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada Desa Adat Kesiman yang secara konsisten melaksanakan Karya Atiwa-Tiwa secara kolektif untuk pelestarian adat sekaligus meringankan beban krama.

“Pelaksanaan Karya Atiwa-Tiwa ini merupakan bentuk tanggung jawab desa adat dalam membantu dan meringankan beban krama. Terlebih, upacara ini rutin dilaksanakan setiap lima tahun sekali, sehingga diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kebermanfaatan bagi krama dalam melaksanakan upacara,” ujar Jaya Negara.

Jro Bendesa Adat Kesiman, I Ketut Wisna, merincikan peserta yang mengikuti rangkaian karya tahun ini meliputi upacara ngaben sebanyak 34 sawa, 127 ngelangkir, dan 22 ngelungah. Selanjutnya, prosesi Atma Wedana Maligia Punggel diikuti sebanyak 297 sawa, serta upacara metatah yang diikuti 332 peserta.

“Rangkaian acara diawali dengan prosesi ngaben pada 3 September, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian Atma Wedana yang dimulai pada 6 September,” jelas I Ketut Wisna.

Wisna menambahkan, prosesi Mesasab di Segara Padang Galak juga dilaksanakan secara kolektif diikuti 508 peserta sebelum memasuki puncak Atma Wedana Maligia Punggel pada 1 Oktober 2026.

"Seluruh rangkaian Karya Atiwa-Tiwa ini diharapkan dapat berlangsung dengan lancar dan khidmat. Pihak panitia bersama prajuru Desa Adat Kesiman juga berharap pelaksanaan karya dapat berjalan labda karya serta memberikan kerahayuan bagi seluruh krama dan umat yang terlibat," ujarnya. (Pur/humasdps)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama